Rumuskan Isu Pembangunan Berkelanjutan Strategis

Suasana FGD yang digelar DLH OKI di Ruang Rapat Bende Seguguk (RRBS) II, Rabu (05/10).
Suasana FGD yang digelar DLH OKI di Ruang Rapat Bende Seguguk (RRBS) II, Rabu (05/10).

KAYUAGUNG, Palpos – Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Kabupaten OKI menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertempat di Ruang Rapat Bende Seguguk (RRBS) II, Rabu (05/10)

Dalam kegiatan itu, dilakukan Perumusan Isu Pembangunan Berkelanjutan Strategis yang akan menjadi fokus bagian dari dokumen Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS).

Bupati OKI, H Iskandar SE, melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ubaidillah mengatakan, apa yang dikerjakan dan diinisiasi saat ini merupakan pelaksanaan amanat UU yang sangat penting dan menjadi landasan yang cukup strategis.

“Dimana buah pikiran dan isu-isu yang dibahas dapat menjadi masukan bagi penyusunan dokumen KLHS dan perubahan RTRW untuk 20 tahun kedepan,” ungkapnya ketika diwawancarai disela kegiatan.

Ia menambahkan, dalam FGD itu semua sepakat bahwa prinsip pelaksanaaan pembangunan berkelanjutan akan menjadi dasar rekomendasi penyusunan tersebu.

“Ketentuan pelaksanaan KLHS dan RTRW mulai dari perencanaan sampai dengan rekomendasi telah sesuai dengan ketentuan DLH dan PUBMTR. Dan untuk melaksanakan ketentuan tersebut telah dibentuk kelompok kerja yang didukung oleh ICRAF Indonesia,” ujarnya.

Dikatakannya lagi, dirinya mengharapkan semua pihak dapat berkolaborasi dan bersinergi melaksanakan tugas masing-masing. Dimana menurutnya, Bupati OKI juga mengapresiasi ICRAF dan semua pihak yang berperan aktif di dalam penyusunan KLHS.

“KLHS merupakan rangkaian analisis yang sistematis, menyeluruh dan partisipatif untuk memastikan bahwa prinsip pembangunan berkelanjutan telah menjadi dasar dan terintegrasi dalam pembangunan suatu wilayah,”tuturnya.

Masih kata Ubaidillah, KLHS mampu memberikan rekomendasi pertimbangan lingkungan pada tingkatan pengambilan keputusan yang bersifat strategis, yakni pada arah kebijakan, rencana dan program pembangunan (KRP). (ian)