Sabu Seberat 1,8 Kg Diblender

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi (dua dari kiri) memblender sabu hasil sitaan dari tersangka jaringan internasional, Kamis (15/09). FOTO : MARYATI-PALPOS


LUBUKLINGGAU
– Narkoba jenis sabu seberat 1,8 kilogram  milik tersangka Titin Herlina (33), eks Tenaga Kerja Wanita (TKW) Arab Saudi yang merupakan jaringan internasional dimusnakan.

Pemusnahan  dilakukan Kapolres Lubuklinggau bersama Kepala BNN Lubuklinggau dan Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya di Mapolres Lubuklinggau, Kamis (15/09).

Kapolres Lubuklinggau AKBP Harissandi menjelaskan BB 1,8 kg tersebut sengaja dimusnakan sebelum dilakukan persidangan. Pasalnya BB tersebut tidak sedikit dan dikhawatirkan ada oknum yang menyalahgunakan.

“BB ini mahal, dikhawatirkan ada pihak-pihak yang tergiur mengambil tanpa izin untuk dimiliki atau dijual. Jadi BB-nya kita musnakan dan hanya diambil sampel untuk bukti persidangan,”  kata Harissandi.

Dengan pemusnaan BB tersebut, Harisandi, berharap ke depan semua pihak tetap ikut berperan aktif dalam pemberantasan peredaran narkoba di kota Lubuklinggau.

“Jangan sampai narkoba ini merusak generasi muda kita yang dapat menyebabkan bangsa kita los generasi,”  tegasnya.

Seperti  diberitakan Palembang Pos sebelumnya, Titin Herlina  jalani bisnis narkoba. Tak tangung-tanggung, ibu muda ini masuk jaringan narkoba internasional yang dikendalikan dari oleh suami dan saudaranya yang  ditahan di  Lapas Narkotika Muara Beliti dan Lapas Narkotika Jawa Timur.

Akibatnya Titin harus berurusan dengan hukum karena bisnis ilegal yang dijalaninya terendus aparat kepolisian. Dia diringkus bersama keponakannya berinisial S di rumahnya di Komplek Perumahan 87 Recidence Blok A13,  Kelurahan Lubuktanjung, Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Kota Lubuklinggau, Selasa (2/8) yang lalu. (yat)