Sempat Dikomplain Penumpang

Heri


Heri – Petugas Tiket PO SAN Lubuklinggau 

KENAIKAN tarif ongkos Antar Kota Aantar Provinsi (AKAP) awalnya sempat dikomplain calon penumpang walaupun akhirnya terpaksa menerima. Seperti diungkapkan Heri, Petugas Tiket PO SAN Lubuklinggau.

“Namun karena mereka butuh, mau tidak mau mereka tetap bayar selisih harga lama dengan harga baru. Ada yang bilang kenapa naik, bukannya tiketnya cuma Rp450 ribu kenapa sekarang lebih dari Rp500 ribu, meski protes tetapi mereka tetap bayar juga,” ujar Heri.

Disinggung dampak jumlah penumpang, lanjut Heri, sebenarnya tidak begitu terasa. Karena jumlah rata-rata penumpang masih sama. “Ya mungkin kalaupun pilih moda transportasi lain, tetap sama tiketnya juga naik,” tukas dia. (yat)