Sering Pingsan, Acha Septriasa Baru Tahu Punya 1 Ginjal

Acha Septriasa


GINJAL
adalah salah satu organ penting dalam tubuh manusia. Namun siapa sangka, ternyata Acha Septriasa selama ini hidup dengan satu ginjal dalam tubuhnya.

Bintang Heart tersebut mengungkap, fakta memiliki satu ginjal ini baru diketahui saat ia berusia 18 tahun. “Iya baru tahu saat berusia 18 tahun,” tuturnya, dikutip dalam kanal YouTube TRANS7 OFFICIAL, beberapa waktu lalu.

Kondisi tersebut terungkap karena Acha kerap pingsan selama syuting. Dahulu, ia bisa syuting hingga 20 jam. “Karena itu kan lagi syuting film, kok sering pingsan. Cuma pingsan. Dahulu kan syuting sampai 20 jam dan aku enggak kuat, gitu,” terangnya.

Tak hanya itu, ada kebisaan jelek yang Acha terapkan. Selama syuting, ia jarang minum dan sering menahan buang air kecil. “Pada saat itu setiap syuting masuk rumah sakit, selalu ngeluh sakit bagian kiri, akhirnya dicari apa penyebabnya,” katanya.

Dari keluhan-keluhan tersebut, Acha kemudian menjalani pemeriksaan mendalam. Dalam beberapa prosedur yang dijalani, barulah diketahui bahwa selama ini ia hidup dengan satu ginjal.

“Ternyata pas lagi dicek MRI, USG, di kiri ginjalnya ada nih. Di kanan, kok enggak ada. Akhirnya masukin alat buat dicek lagi, terus dicari enggak ada sama sekali. Di sebelah kanan kosong, ya sudah dinyatakanlah kalau aku ternyata dari kecil punya satu ginjal,” terangnya seperti dikutip laman haibunda.

Acha juga menyinggung reaksi orang tuanya. Katanya, mereka turut terkejut dan baru tahu.

Dilansir dari berbagai sumber, dalam dunia medis kondisi yang menyebabkan seseorang memiliki satu ginjal saja, seperti yang dialami Acha Septriasa, disebut sebagai renal agenesis.

Kondisi itu terjadi ketika ginjal manusia tidak berkembang, yang bisa dialami oleh satu ginjal saja atau keduanya. Renal agenesis biasanya bersifat keturunan dan kerap terjadi sebelum bayi lahir.

Selain karena renal agenesis, dilansir dari laman National Kidney Foundation, ada penyebab lain mengapa seseorang hanya memiliki satu ginjal. Orang yang hidup dengan satu ginjal mungkin telah mendonorkan ginjalnya kepada orang lain melalui prosedur transplantasi.(chy)