Siapkan Transportasi Bersubsidi

Djoko Setijowarno


Djoko Setijowarno – Pengamat Transportasi Nasional 

NAIKNYA harga BBM berdampak pada naiknya tarif ongkos Angkutan Kendaraan Dalam Provinsi (AKDP) dan Angkutan Kendaraan Antar Provinsi (AKAP). Kondisi ditanggapi Pengamat Transportasi Nasional, Djoko Setijowarno.

Untuk mengantisipasi kenaikan tarif ongkos AKDP dan AKAP tersebut, pemerintah provinsi harusnya menyiapkan transportasi bersubsidi bagi masyarakat.

“Kalau Pemerintah itu kan mengatur AKDP yang kelas ekonomi, yang mengatur Dishub Provinsi. Kalau AKAP ekonomi itu yang mengatur ya Pemprov, Kemenhum, Dishub Darat,” ujar Djoko, Kamis (22/9).

Djoko menjelaskan, AKDP kelas ekonomi memiliki dua tarif yang berbeda. “Nah AKDP yang ekonomi itu ada tarif batas atas dan tarif batas bawah, tapi untuk kelas non ekonomi atau eksekutif itu tidak diatur, tarif yang digunakan tarif batas atas ekonomi,” jelasnya.

Djoko mengatakan, seharusnya Pemprov Sumsel mencontoh Pemprov Jawa Tengah, Jawa Timur, DIY, jika memang menyayangi masyarakatnya dan ingin membantu mengatasi masalah kenaikan tarif keberangkatan akibat naiknya harga BBM.

“Masalahnya AKDP itu hampir hilang, ga lama lagi AKDP itu. Saya ke Terminal Alang-Alang lebar kok kayak gitu, angkutan udah bobrok begitu. Harusnya mencontoh Jawa Tengah, berikan Trans Sumsel atau Subsidi kalau cinta sama rakyatnya,” pungkasnya. (tia)