Sosialisasi Anti Korupsi DPRD Prabumulih Gandeng KPK RI


GUNA
 mengantisipasi terjadinya tindak pidana korupsi, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Prabumulih, menggelar sosialisasi pencegahan tindak pidana korupsi dengan menggandeng KPK RI yang tengah menggelar kegiatan Road Show Bus KPK 2022 di Kota Prabumulih, di ruang Paripurna DPRD Kota Prabumulih, Selasa (13/09).

Sosialisasi pencegahan korupsi tersebut, dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih, Sutarno SE didampingi Wakil Ketua I dan II, H Ahmad Palo SE dan Ir Dipe Anom serta diikuti seluruh anggota DPRD juga Sekwan beserta seluruh jajaran itu, disampaikan langsung oleh Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK RI,  Wawan Wardian.

Ketua DPRD Sutarno SE mengatakan, melalui sosialisasi dan edukasi  anti korupsi diharapkan dapat memberikan pencerahan baik kepada anggota Dewan maupun pegawai DPRD mengenai langkah pencegahan korupsi.

“Kita juga berharap agar Kota Prabumulih bebas Korupsi sehingga tujuan visi misi Kota Prabumulih yang Prima terwujud. Sehingga sangat diharapkan pencerahan dari pak Wawan kepada kami mengenai pencegahan korupsi khususnya di Kota Prabumulih,” ujar Sutarno.

Sementara itu Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Wawan Wardian menegaskan, sosialisasi antikorupsi bagi anggota dewan tersebut sangat penting sekali dilaksanakan.

“Apa yang terjadi saat ini di KPK, yang ditangkap gubernur sudah 22 orang, walikota/bupati sudah hampir 140 orang anggota DPR dan DPRD hampir 400 orang terus mau tambah berapa lagi, mereka inikan produk dari partai politik” ungkapnya.

Karena itu  selain melakukan sosialisasi kepada gubernur, walikota/bupati dan DPRD sambung Wawan, pihaknya juga mensosialisasikan kepada partai politik. “Karena partai politik inilah mengantarkan mereka disini (DPRD),” tuturnya. (adv/abu)