Sosialisasi dan Ketegasan

Yenrizal


Yenrizal MSi – Pengamat Lingkungan 

AKTIVITAS pengeboran sumur minyak ilegal di di Jalan Nusantara Kampung Baru Kecamatan Keluang kabupaten Muba, hingga menimbulkan semburan minyak yang relative tinggi, menjadi perhatian Pengamat Lingkungan, Yenrizal MSi.

Menurut Yenrizal, aktivitas pengeboran sumur minyak yang cenderung dilakukan dengan cara tradisional tersebut, jelas akan sangat berdampak terhadap lingkungan sekitar

“Aktivitas pengeboran sumur di Kabupaten Muba, menurut hemat saya sering terjadi dan kegiatan tersebut biasanya dilakukan terhadap sumur-sumur yang lama namun karena kegiatan pengeboran dilakukan secara tradisional maka akan berdampak ke lingkungan,” ungkapnya.

Pertama kata Yenrizal, bisa menimbulkan kebakaran. “Jika ini terjadi, lingkungan sekitar seperti tanaman, tumbuhan termasuk satwa akan terancam mati termasuk juga korban manusia,” jelasnya. Kedua kata Yenrizal, tumpahan limbah dari aktivitas pengeboran akan merusak ekosistem sekitar termasuk kesuburan tanah dan lain sebagainya.

“Oleh karena aktivitas seperti ini harus diawasi dan diberi sosialisasi kepada masyarakat akan bahayanya aktivitas pengeboran sumur ini karena kegiatan pengeboran seyogiyahnyalah dilakukan dengan alat atau teknologi modern, ujar Yenrizal.

Di sisi lain lanjut alumni Fisip Unsri ini, pemerintah dan perangkat lainnya harus tegas mengawasi ini. “Pengawasan terhadap aktivitas pengeboran minyak illegal harus dilakukan dengan ketat dan harus tegas melakukan pencegahan termasuk sanksi terhadap pelakunya agar tidak terjadi kerusakan lingkungan secara massif,” tukasnya. (rob)