Stunting Mudah Terserang Penyakit Berbahaya

Anggota komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago saat mensosialisasikan program stunting di Desa Celikah Kabupaten OKI
Anggota komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago saat mensosialisasikan program stunting di Desa Celikah Kabupaten OKI

CELIKAH, Palpos – Anggota DPR RI Komisi IX Irma Suryani Chaniago bersama BKKBN RI perwakilan Sumsel melaksanakan sosialisasi kesehatan dan Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) di Desa Celikah, Kabupaten OKI tepatnya di komplek DPRD Kayu Agung, Kamis (27/10).

Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas BKKBN OKI, M Lubis SKM MKes mengatakan, pihaknya sangat bersyukur DPR RI bisa hadir di tengah-tengah masyarakat OKI dalam ramgka sosialisasi percepatan penurunan stunting yang sudah menjadi isu Nasional.

“Untuk mencegah jangan sampai terjadi stunting untuk generasi yang akan datang, kita sudah melakukan upaya percepatan penurunan stunting diantaranya kita sudah membentuk tim di tingkat Kabupaten hingga Kecamatan,” ujarnya.

Di tingkat Kabupaten, tim terdiri dari Bupati, Wakil Bupati, Kapolres, Dandim, Sekda juga PKK. Sedangkan, ada pula tim percepatan penurunan stunting di tingkat kecamatan yang diketuai oleh Pak Camat.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Medi Heryanto SH MH menambahkan, untuk mencegah stunting harus dipenuhi kecukupan gizi bagi Ibu Hamil dan fase 1000 hari pertama kehidupan si bayi. “Kalau Ibu kurang gizi dan si anak kurang asupan gizi maka bisa menyebabkan si anak menjadi stunting,” sebutnya.

Dalam kesempatan itu pula, dia menegaskan, stunting sudah pasti pendek, namun pendek belum tentu stunting. Bahaya nya stunting, si anak yang kena stunting tidak akan bisa mengikuti pendidikan sebagaimana anak anak normal. Sehingga ditakutkan nantinya kemampuan bagi si anak pasti tertinggal terutama kemampuan dalam bersaing mencari pendidikan yang nantinya pasti berdampak terhadap sisi ekonomi saat anak anak menjadi dewasa. (ikl/abu)