Terasi Rodamin B Dijual di Pasar 10 Ulu

Wawako Fitri bersama BBPOM saat lakukan sidak di Pasar 10 Ulu
Wawako Fitri bersama BBPOM saat lakukan sidak di Pasar 10 Ulu

PALEMBANG – Wakil Walikota (Wawako) Palembang Fitrianti Agustinda bersama Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) kembali melakukan inspeksi dadakan (sidak).

Kali ini sidak dilakukan di pasar tradisional 10 Ulu, kemarin. Dalam sidak tersebut, Wawako kembali menemukan makanan yang mengandung zat berbahaya.

“Nah, jadi hari ini kita sidak di Pasar 10 Ulu. Tadi ada 32 sampel makanan yang kita cek. Dari semua sampel tersebut, terdapat satu sampel terasi mengandung Rodamin B,” kata Fitri saat diwawancarai usai sidak.

Wawako mengatakan, jika pedagang tersebut sudah ketiga kalinya kedapatan masih menjual terasi mengandung Rodamin B.

“Ini sudah ketiga kalinya kami dapati pedagang ini masih menjual terasi yang megandung Rodamin B, kali ini kami tida toleransi lagi ya,” katanya.

Fitri menegaskan, jika dirinya dan BPOM telah menyita terasi tersebut sekaligus akan menutup toko karena masih ketahuan melanggar.

“Jadi kami telah menyita 29 kilogram terasi yang mengandung rodamin B itu, lalu kami juga akan menindak tegas pedagang ini. Karena sudah ketiga kalinya dan tidak ddegaeka peringatan dari kami, jadi akan kami tutup tokonya,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala BBPOM, Ahmad Zulkfli menuturkan, jika sudah ada pojok pasar yang disediakan untuk mempermudah masyarakat megecek bahan makanan yang dibeli dari pedagang.

“Jadi di beberapa pasar tradisional ini sudah disiapkan pojok pasar, gunanya untuk memudahkan pengecekan barang dagangan. Ini juga demi menjaga keamanan bahan pangan di pasar-pasar tradisional yang tersebar di 5 wilayah. Pojok Pasarnya itu sudah ada di Pasar Lemabang, Pasar Palimo (KM 5), Pasar Bukit Kecil, Pasar Sekip Ujung dan Pasar 9-10 Ulu,” tukasnya. (tia)