Tetap Dipengaruhi Kesadaran

DR. MH. Thamrin


Dr MH Thamrin MSi -Pengamat Kebijakan Publik

TERKAIT masalah pajak kendaraan yang masih juga diabaikan oleh sebagian masyarakat padahal sudah dilakukan pemutihan, mendapat tanggapan Pengamat Kebijakan Publik, Dr MH Thamrin MSi.”Pemutihan pajak seyogyanya menjadi bagian dari upaya untuk meningkatkan kepatuhan para wajib pajak untuk memenuhi kewajibannya, termasuk dalam hal pajak kendaraan,” ujar Thamrin, Jumat (16/9).

Thamrin menjelaskan, jika melalui pemutihan, para wajib pajak memperoleh insentif, relaksasi, keringanan sehingga dapat mendorong para wajib pajak memenuhi kewajibannya.“Ini berangkat dari asumsi bahwa terjadinya tunggakan karena tekanan keuangan dan ekonomi yang dialami mereka sehingga mempengaruhi kesediaan dan kemampuan untuk membayar pajak,” jelasnya.

Lebih lanjut Thamrin menerangkan, secara konseptual, kesediaan masyarakat untuk membayar pajak sangat dipengaruhi oleh kesadaran dan kondisi keuangan.”Artinya, kesadaran semata bukan merupakan kondisi yang cukup untuk orang mau membayar pajak. Kondisi keuangan juga sangat berpengaruh besar. Secara teoritis adanya pemutihan yang berarti upaya memberikan keringan dapat mendorong orang untuk membayar pajak,” terangnya.

“Tetapi jika setelah kebijakan pemutihan diberikan ternyata tidak memberikan efek apa-apa terhadap peningkatan kesediaan membayar pajak atau jumnlah tunggakan masih besar, berarti ada yang kurang tepat dalam implementasi kebijakan nya,” lanjutnya.Menurutnya, kebijakan pemutihan tidak cukup signifikan sebagai bentuk meringankan beban bagi pengendara.

“Boleh jadi kebijakan pemutihan tidak cukup signifikan dalam hal memberikan keringan sehingga tidak berdampak apa-apa manakala dibandingkan dengan beratnya beban yang harus ditanggung masyarakat untuk memnuhi kebutuhan hidup mereka,” ucapnya.

Thamrin berkata, straregi implementasinya lah yang seharusnya dibenahi.”Sehingga yang perlu dibenahi adalah strategi implementasi kebijakan pemutihan tersebut agar benar-benar signifikan sebagai bagian dari upaya memberikan keringanan kepada wajib pajak,” tukasnya. (tia)