Trauma, Arya Masih Kuliah Online

Arya Lesmana Putera Mahasiswa UIN Raden Fatah korban penganiayaan membuat surat permohonan dispensasi perkuliahan.
Arya Lesmana Putera Mahasiswa UIN Raden Fatah korban penganiayaan membuat surat permohonan dispensasi perkuliahan.

PALEMBANG- Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang, Arya Lesmana Putera, yang beberapa waktu lalu mengalami kekerasan oleh puluhan seniornya pada saat diksar UKMK Litbang, sampai saat ini masih belum mengikuti perkuliahan secara offline.

“Arya sudah kuliah, tapi masih daring. Soalnya dia masih takut ke kampus masih trauma. Pas ditanya kapan mau kuliah online, dia bilang kalau dia belum sanggup melihat kampus,” ujar Maimunah selaku ibu korban saat dwawancarai via WhatsApp, Jum’at (28/10).

Maimunah mengatakan, jika ketakutan Arya pada seniornya masih sangat besar.

“Ya salah satu alasan Arya sampai sekarang belum mau kuliah tatap muka karena ketakutannya yang cukup besar sama beberapa anggota UKMK Litbang lain, intinya masih takut terancam,” katanya.

Dirinya menyampaikan, bahwa hingga saat ini pihak keluarga masih terus berupaya memulihkan kondisi psikologis Arya atas kejadian yang membuat dirinya malu sekaligus merasa terancam tersebut.

“Ya seiring berjalannya aktu, Arya memulihkan diri secara mandiri saja, sekarang juga masih banyak melakukan aktivitas di rumah saja sambil memulihkan trauma,” ucapnya.

Lebih lanjut dirinya membebekan, mengenai pendampingan psikolog yang telah dijanjikan pihak UIN Raden Fatah Palembang, ternyata hingga saat ini masih belum ada satupun tim pemulihan psikolog yang datang ke rumah.

“Belum ada pihak UIN Raden Fatah yang datang untuk memberikan pendampingan psikologi untuk Arya sampai sekarang,” bebernya.

Sementara itu, Yanto, M.Hum, Kepala Prodi (Kaprodi) Ilmu Perpustakaan UIN Raden Fatah Palembang, menuturkan jika benar hingga saat ini Arya belum mengikuti perkuliahan secara tatap muka.

“Iya benar bahwa sebelumnya yang bersangkutan telah meminta izin kepada pihak dekan melalui surat dan hingga saat ini tidak ada dosen yang mengeluhkan atas kuliah daring yang dipilih Arya,” tuturnya. (tia)