Tunggakan Pelanggan PLN Baturaja Rp4,5 Miliar

Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Baturaja Iswandi
Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Baturaja Iswandi.

Baturaja – Kepala Unit Layanan Pelanggan (ULP) PLN Baturaja, Iswandi menjelaskan bahwa sampai pertengahan September 2022 ini total tunggakan pelanggan BUMN ini di Kabupaten OKU tercatat mencapai Rp4,5 miliar.

“Jumlah pelanggan ULP PLN Baturaja adalah 103 ribu pelanggan. Dari jumlah itu, sekitar 63 ribu masih terdata sebagai pelanggan pascabayar. Nah, ternyata 23 ribu diantaranya masih menunggak membayar rekening listrik,” ungkap Iswandi saat dibicangi di kantornya, Rabu (21/9).

Menurut Iswandi, total tunggakan itu cukup tinggi, rata-rata pelanggan yang menunggak lebih dari 2 bulan. “Sepertinya tunggakan ini sudah menjadi kebiasaan masyarakat, karena itu kita terus menggencarkan sosialisasi dan pelanggan yang menunggak kita putuskan untuk dieksekusi migrasi ke prabayar,” ujarnya.

Dikatakan Iswandi, hingga saat ini sudah sekitar 500 pelanggan yang menunggak dieksekusi migrasi, dan kebanyakan pelanggan yang dimigrasi merupakan pelanggan rumahan.

“Sebenarnya listrik ini menjadi kebutuhan dasar masyarakat tapi malah banyak yang menunggak. Yang menunggak ini kita arahkan untuk migrasi. Yang nunggak 2 bulan pun sudah kita arahkan untuk migrasi,” tegasnya.

Selain pelanggan yang nunggak lanjut dia, pihaknya juga berupaya agar pelanggan PLN pascabayar yang masih berdaya 450 Watt bisa migrasi ke listrik berdaya 900 Watt. (len)