Tuntaskan secara Internal

Madi Apriadi SPdI MPd


Madi Apriadi – Akademisi 

PENGADUAN yang dilakukan tim kuasa hukum ALP ke Ombudsman terhadap Rektor UIN Raden Fatah Palembang terkait dugaan mal-administrasi yang dilakukan, membuat Akademisi Sumsel, Madi Apriadi angkat bicara.

Madi mengatakan, harusnya kasus tersebut seharusnya bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kalau kita berbicara tentang permasalahan ini seharusnya ini bisa diselesaikan dengan cara baik-baik dan kekeluargaan, tidak harus melebar kemana-mana,” kata Madi, Selasa (11/10).

Lebih lanjut Madi menuturkan, jika memang ada unsur pidana alangkah lebih baik diusut tuntas terlebih dahulu.”Jika ada unsur pidana silahkan usut tuntas ke jalur pidana namun jika bisa diselesaikan dengan secara damai, kenapa harus ke jalur pidana,” tuturnya.

Menurutnya, pihak kampus dalam hal ini sudah melakukan tindakan sesuai prosedur yang ada. “Percayalah saya yakin betul apa yang di lakukan pihak kampus dalam hal ini sudah sesuai prosedur yang ada di kampus,” ujarnya.

Lebih lanjut dirinya menerangkan, jika sebenarnya untuk pihak kampus sendiri tentunya menginginkan permasalahan ini selesai dengan damai.

“Pada dasarnya pihak kampus menginginkan permasalahan ini selesai dengan damai, secara kekeluargaan dan tidak meluas kemana-mana,” terangnya.

Masih dikatakan Madi, jika pihak kampus sangat memikirkan masa depan korban maupun pelaku dalam kasus tersebut.

“Pihak kampus memikirkan dampak dari permasalahan ini secara keseluruhan, termasuk bagaimana masa depan pendidikan mahasiswa yang bermasalah ini baik korban maupun pelaku kekerasan setelah permasalahan ini nanti,” tukasnya. (tia)