Warga Pedamaran OKI Hanyut di Sungai Komering

Warga masih mencari korban yang tenggelam di Sungai Komering, kemarin


KAYUAGUNG
– Warga Srinanti, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) mendadak heboh setelah seorang pria bernama Alamsyah (30) tenggelam di Sungai Komering, Rabu (07/09), sekitar pukul 17.30 WIB.

Korban sendiri merupakan warga Kampung II di Desa Srananti tersebut yang kesehariannya berkebun. Di mana dia meninggalkan istri dan ketiga anaknya yang masing kecil-kecil.

Berdasarkan hasil pemantauan, kemarin, hingga pukul 12.00 WIB, korban masih belum ditemukan. Di sekitar TKP dipadati oleh sanak keluarga, tetangga, dan juga tim pencarian.

Saat dibincangi, orang tua korban, Abadi (55) menerangkan putra ketiganya itu baru pulang dari kebun kelapa. Kemudian karena merasa badan kotor lalu mandi di sungai.

“Waktu itu dia mandi bersamaan dengan kakak perempuannya Arwani (32). Namun, Alamsyah mandi di atas sangkar ikan baung, sedangkan kakaknya mandi di jamban. Lalu, saat menggosok gigi seperti ada yang menarik kakinya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, ketahuan tenggelam itu karena kakaknya menjerit lantaran korban tidak kunjung timbul setelah menyelam.

“Kita sudah dari orang pintar, katanya masih di sekitar TKP. Namun dilindungi makhluk halus, dalam artian walau kita cari saat ini masih tidak bisa ditemukan. Kemungkin juga katanya, baru bisa ditemukan sekitar habis Zuhur hingga sore hari nanti,” ujarnya.

Sementara, Kades Srinanti Hidayat Shomad SH mengemukakan tim yang melakukan pencarian terdiri dari Basarnas Provinsi, BPBD OKI, Airud Polres OKI, Damkar, Polsek dan Pemerintahan Kecamatan Pedamaran, serta sejumlah pihak lainnya.

“Sejauh ini belum ditemukan, dan kendala di lapangan ialah air deras dan keruh. Saya mendapat informasi kemarin itu sekitar 20 menit setelah kejadian,” tuturnya.

Masih kata Hidayat, di awal-awal pencarian dilakukan oleh masyarakat. “Basarnar Provinsi datang jam 02.00 WIB dan sejak pukul 06.00 WIB sudah bergerak. Lalu, sekitar pukul 08.00 WIB, BPBD OKI langsung menyisir ke lokasi,” tutupnya. (ian)