Warga Sambut Antusias Program Bungadesa

Pj Bupati Muara Enim melihat kondisi pengaturan air dan normalisasi air sehingga masyarakat bisa menanam padi dengan hasil maksimal.
Pj Bupati Muara Enim melihat kondisi pengaturan air dan normalisasi air sehingga masyarakat bisa menanam padi dengan hasil maksimal.

Muara Enim, Palpos.- Warga Desa Tanding Marga dan Desa Muara Lematang, Kecamatan Sungai Rotan menaruh harapan besar terhadap kegiatan Bupati Ngantor di Desa (Bungadesa).

Terutama harapan akan kembali merasakan panen raya padi (sawah) di Desa mereka yang pada tahun ini hampir 60 persen dari ribuan hektar sawah mengalami gagal panen, Jumat (16/9).

Harapan tersebut disampaikan langsung dari salah satu warga Desa Tanding Marga Karim (56) dan warga Desa Muara Lematang Redi (40), mengatakan kegiatan Bungadesa ini merupakan kegiatan yang sangat ditunggu-tunggu karena di tahun ini warga Desa tanding Marga yang mayoritas 90 persen petani sawah mengalami gagal tanam akibat kebanjiran karena debit air Sungai Guntung naik, baik dari hujan ataupun sumber-sumber lain.

Lebih parah lagi sungai tersebut tersebut diduga telah tercemar limbah perusahaan yang mengakibatkan ikan-ikannya pun mati. “Jadi kami mohon dengan pak Bupati beserta jajaran yang sudah melihat langsung keadaan desa kami agar dapat menyelesaikan permasalahan ini, baik itu melalui pembuatan irigasi atau pengaturan air dan normalisasi air sehingga masyarakat bisa sejahtera melalui panen yang diharapkan, baik panen padi ataupun panen ikan,” pinta mereka.

Menanggapi permasalahan tersebut, Pj Bupati Muara Enim Kurniawan AP MSi, mengatakan semua aspirasi tersebut akan kami masukan dalam skala prioritas pembangunan kedepan.

“Masalah persawahan akan menjadi prioritas kami, ini akan kami perjuangkan baik itu melalui APBD, forum CSR, ataupun cara lain karena hari ini kami bersama tim sudah melihat langsung apa yang disampaikan masyarakat semuanya benar.

Ini menyangkut kehidupan banyak orang yakinlah kami selalu hadir di tengah-tengah masyarakat khususnya di Kecamatan Sungai Rotan ini,” tegas Kurniawan. (ozi)