Waspadai Gelombang Omicron XBB di Akhir Tahun!


KASUS
covid-19 kembali merangkak naik. Berdasarkan data Selasa (8/11/2022), tercatat sebanyak 6.601 kasus baru. Angka ini mendongkrak jumlah kasus aktif menjadi 40.852 kasus. Peningkatan ini diduga terjadi akibat subvarian Omicron XBB, mutasi dari subvarian BA.2.

Kepala Biro Komunikasi Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes) dr Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan gelombang subvarian baru XBB diprediksi tiba akhir tahun 2022.

“Seperti yang pernah disampaikan pak menteri kesehatan, aktivitas akan meningkat di akhir tahun, kemungkinan akhir tahun akan ada peningkatan,” ucapnya kepada wartawan saat ditemui di Jakarta Selatan, Selasa (8/11/2022).

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk segera vaksinasi dosis primer maupun booster dan menerapkan penggunaan masker. Hal ini berguna demi mencegah perburukan gejala dari subvarian Omicron baru ini.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, subvarian baru Omicron, XBB, sudah mendominasi di Indonesia sejak tiga minggu terakhir. Hal ini dipengaruhi oleh penularan XBB yang lebih cepat dengan puncak kasus diperkirakan setara dengan BA.4 dan BA.5 yang menyebar pada Juli hingga Agustus 2022.

“Dan kelihatan sekali bahwa subvarian XBB itu cepat sekali naik dominasinya dalam tiga minggu terakhir ini,” kata Budi dalam Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR RI di Gedung Nusantara I DPR RI, Selasa (8/11/2022).

Budi mengungkapkan, sebelumnya, kasus Covid-19 di Tanah Air masih didominasi oleh subvarian BA.4 dan BA.5. Subvarian ini memang mulai menyebar sejak Juli 2022. “Ini kejadian yang di Indonesia, jadi sesudah kita lihat, di Indonesia mulai terjadi pergeseran,” ucap dia.

Lebih lanjut, Budi menuturkan, XBB memiliki penyebaran yang cepat, tercermin dari kasus di Singapura. Namun, penurunannya pun lebih cepat karena subvarian ini hampir sama dengan BA.4 dan BA.5. (chy)